Berita Terkini

KPU Kuantan Singingi Gelar FGD Pilkada BAJALUR

Teluk Kuantan, kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pilkada Bajalur”, yang merupakan kependekan dari Berkualitas Aman Jujur Adil Langsung Umum Rahasia, Rabu (10/8). FGD dirangkai dengan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, bertempat di Kantor KPU Kuantan Singingi, Jln. Limuno Timur No. 49.Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah hadir pada acara FGD sebagai narasumber, didampingi Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin, anggota KPU Provinsi Riau Syafril Abdullah, Sri Rukmini dan Ketua KPU Kabupaten Kuantan Singingi. Sementara hadir sebagai peserta diantaranya pimpinan atau perwakilan DPW Partai Politik Peserta Pemilu 2014, Ketua Panwaslu Kabupaten Kuantan Singingi. Selain itu, KPU Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2015 juga hadir yakni KPU Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti dan KPU Kota Dumai.Sebelum memaparkan hal-hal terkait kampanye, Ferry mengharapkan agar Pilkada di sembilan kabupaten/kota se Provinsi Riau dapat berlangsung baik, berkualitas, demokratis dan menghasilkan pemimpin daerah sesuai dengan harapan masyarakat. Dua hal yang sedang KPU kerjakan, lanjut Ferry, adalah tahapan pencalonan dan pemutakhiran daftar pemilih. Setelah keduanya terlewati maka tahapan berikutnya adalah kampanye. Kampanye dimulai setelah tiga hari penetapan pasangan calon, karena penetapan pasangan calon dilakukankan pada tanggal 24 Agustus 2015, maka aktivitas pertama kampanye dimulai tanggal 27 Agustus dan akan berakhir tiga hari sebelum hari pemungutan suara (9 Desember-red) yaitu tanggal 5 Desember 2015.Kedua, terkait masa tenang, dimulai tanggal 6, 7, dan 8 Agustus, di masa ini tidak boleh melakukan aktivitas kampanye dengan metode apa pun. Aktivitas ketiga,  aktivitas khusus iklan kampanye melalui media cetak dan media elektronik,  dengan durasi 14 hari yaitu pada tanggal 22 November sampai dengan 5 Desember 2015.Ferry menambahkan, yang terpenting prinsip dan tujuan kampanye perlu menjadi perhatian, karena dengan rentang waktu 100 hari, merupakan waktu yang cukup panjang, perlu menerapkan prinsip-prinsip kampanye yang jujur, terbuka dan dialogis dengan tujuan bahwa kampanye itu sebagai salah satu proses pendidikan politik bagi masyarakat. Untuk menjaga agar aktivitas-aktivitas itu berjalan sesuai dengan rel yakni sesuai dengan peratutan yang ada, maka sudah seharusnya dikawal.“Mudah-mudahan aktifitas yang kita kawal dalam kesempatan ini dari awal tahapan, sampai nanti akhir tahapan, dimana gongnya pada tanggal 9 Desember, kemudian proses penghitungan yang dijalani di TPS (Tempat Pemungutan Suara-red), rekap di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan-red), perlu siapkan juga saksi-saksi untuk PPK-nya, ini untuk mendapatlkan hasil pemilukada yang berkualitas,” ungkap Ferry dengan penuh harap. Seluruh proses ini, imbuh Ferry, harus benar-benar kita kawal bersama-sama, ini bukan hanya perhelatan yang dilakukan KPU dan Bawaslu semata, tetapi merupakan perhelatan yang harus digawangi seluruh stakeholder terkait, dan yang lebih utama adalah bagaimana penyelenggara, pemilih dan peserta pemilu itu betul-betul menjadi bagian yang terpenting dalam kontestasi demokrasi yang kita lakukan.(us/dosen/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

Jelang Tahapan Kampanye, KPU Kuantan Singingi gelar FGD Sosialisasi PKPU Nomor 7 Tahun 2015

Teluk Kuantan, kpu.go.id- Dalam rangka peluncuran Pilkada Serentak Tahun 2015, dan menjelang tahapan kampanye tanggal 27 agustus, KPU Kabupaten Kuantan Singingi mengadakan Focus Group Discusion (FGD)  Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota di Kabupaten Kuantan Singingi, hadir dalam acara tersebut Komisoner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkyansyah. (ajg/red.FOTO KPU/dosen/Hupmas)

KPU terima kunjungan Komnas HAM

Jakarta, kpu.go.id- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Manik menerima kunjungan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Nur Kholis di Ruang Kerja Lt. 2, Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat.Pada pertemuan tersebut kedua pimpinan lembaga bersepakat untuk menjalin kerja sama menyangkut peningkatan kualitas penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2015, terutama isu-isu strategis seperti Hak warga negara yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), potensi konflik sosial serta penguatan koordinasi antar lembaga. Kesepakatan tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman/ Momerandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani oleh kedua belah pihak.Pada audiensi tersebut hadir Komisioner KPU lainnya Hadar Nafis Gumay dan Arief Budiman. Dari pihak Komnas HAM hadir pula komisioner Dianto Bachriadi dan Natalius Pigai. (ook/red. FOTO: OOK/HUPMAS)

Unggul Warsiadi: Ayo Kerja Untuk Bangsa, Negara, Dan Bangsa

Purwokerto, kpu.go.id- Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil sikap nasib bangsa dan nasib Tanah Air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya.Demikian salah satu kutipan pidato proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno, demikianlah cuplikan Pidato Pengantar Bung Karno sebelum membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 jam 10.00 pagi di Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, yang dikutip oleh Unggul Warsiadi, SH., MH pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-70 di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Senin (17/8), pukul 08.00 WIB. Pada amanatnya tersebut, Ketua KPU Kabupaten Banyumas itu juga mengajak seluruh jajaran KPU untuk memperingati proklamasi kemerdekaan dan melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa.Lebih lanjut, Unggul mengingatkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Banyumas untuk menjadikan peringatan Kemerdekaan RI ke-70 ini sebagai momentum untuk berbenah. “Masih banyak tantangan kedepan, terutama penyelenggaraan Pilkada serentak tahun ini untuk pertama kalinya yang sangat disorot publik. Selain itu, dari aspek pertanggung jawaban administrasi keuangan, KPU juga masih berkutat pada opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kedua tantangan itu hendaknya menjadi cambuk untuk terus memperbaiki diri di tahun-tahun depan. Upaya memperbaiki itu tidak saja menjadi tanggung jawab KPU RI saja, tetapi juga menjadi kewajiban bersama seluruh satker (satuan kerja-red) KPU di seluruh Indonesia,” katanya.Pada akhir amanatnya, Unggul menekankan seluruh jajaran KPU untuk bekerja lebih keras, lebih giat, lebih disiplin dan lebih dinamis. “Sesuai dengan dengan slogan pemerintah “Ayo Kerja” pada peringatan 70 tahun Kemerdekaan RI ini, segala harapan dalam visi KPU itu hanya bisa dicapai dengan kerja. Ayo Kerja untuk bangsa! Ayo Kerja untuk negara! Ayo Kerja untuk rakyat!,” ujar mantan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Purwokerto Utara itu.Upacara peringatan kemerdekaan RI ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Upacara yang diikuti para komisioner, pejabat sekretariat dan staf di lingkungan KPU Kabupaten Banyumas berlangsung secara khidmat. Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian piagam penghargaan bagi tiga orang (Aparatur Sipil Negara) ASN sekretariat yang berprestasi dan penyerahan SK Kenaikan Pangkat kepada lima ASN lainnya. Adapun ASN yang berprestasi adalah Subhan Purno Aji, S.IP, Tunggul Hamisena, S.AP dan Sarikasih, A.Md.“Kenaikan pangkat serta penghargaan kepada yang terbaik hendaknya disikapi oleh seluruh staf dengan meningkatkan kinerja dan profesionalisme demi tercapainya Visi dan Misi KPU serta kesuksesan setiap penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Banyumas,” ujar Unggul saat akan menyerahkan piagam penghargaan. (sari-sp_a/red. FOTO KPU Banyumas)