Berita Terkini

KPU Kota Batam Siap Menerima Pendaftaran Pasangan Calon

Batam,kpu.go.id- Hari pertama penerimaan kelengkapan dokumen pendaftaran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam nampak masih sepi, belum ada satupun pasangan calon yang hadir di kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Batam .Sampai dengan saat ini tim pasangan calon yang sudah berkomunikasi dengan kami baru ada 2 pasangan calon. Yang pertama pasangan Ria Saptarika dengan Sulistiyana yang diusung partai PDIP dan PAN akan mendaftar pada hari Senin 27 Juli 2015, sedangkan pasangan yang kedua H.Muhammad Rudi dengan Amsakar Ahmad yang diusung oleh partai Demokrat, Nasdem, PKB, Gerindra, Hanura dan PKPI akan mendaftar pada hari ketiga yaitu hari Selasa 28 Juli 2015. “Kita sudah siap menerima pendaftaran tinggal menunggu pasangan calon saja hadir di kantor KPU” ujar Ketua KPU Kota Batam Agus Setiawan.Agus menambahkan, persiapan yang sudah dilakukan oleh KPU Kota Batam adalah dengan bekerjasama dengan Rumah Sakit dan pihak kepolisian.“KPU Kota Batam telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Rumah Sakit Badan Pengawasan sebagai bahan rujukan pemeriksaan bakal pasangan calon, sedangkan untuk mengamankan jalannya pendaftaran KPU mengandeng Polres Barelang,”tutur AgusSelain bekerjasama dengan pihak terkait, KPU Kota Batam juga sudah melakukan sosialisasi terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).“Kami sudah melakukan sosialisasi PKPU No.12 Tahun 2015 tentang perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2015 terkait pencalonan, “kata Agus.Menurtut Agus, pasangan calon yang akan mendaftar memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda-beda, contohnya, Ria yang menjadi anggota DPD RI (2014-2019) sekaligus mantan Walikota Batam (2006-2011) sedangkan Sulistiyana adalah Sekretariat punggowo salah satu ormas gabungan paguyuban jawa yang tinggal di Batam “carik punggowo” sekaligus seorang kontraktor. Sedangkan pasangan calon Rudi adalah Wakil Walikota incumbent (2011-2016), Amsakar Ahmad yang sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. (rud/red.FOTO KPU/rud/Hupmas)

Naik Becak ke KPU Kota Surabaya,Risma-Wisnu jadi Pasangam Pertama di Pilkada Surabaya

Surabaya, kpu.go.id - Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana menjadi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya pertama yang mendaftar di KPU Kota Surabaya Minggu (26/7/2015). Pasangan petahana tersebut tiba di kantor KPU Kota Surabaya, Jalan Adityawarman Nomor 87, sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menumpangi becak dan diantar ribuan pengurus dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.Sebelumnya, Risma dan Wisnu yang masing-masing memakai baju batik berwarna merah, diarak dari kantor Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Surabaya, Jalan Kapuas Nomor 68, dengan iring-iringan kesenian rakyat, Reog Ponorogo.Pendaftaran pasangan calon tersebut diterima Ketua KPU Surabaya, Robiyan, dan semua anggota komisioner yang lain. “Kami sudah siapkan desk penerimaan pendaftaran selama tiga hari mulai tanggal 26 sampai dengan 28 Juli 2015 ” ujar Robiyan, yang juga mantan aktivis Jaringan Masyarakat Pemantau Pemilu Indonesia (JAMPPI) Provinsi Jawa Timur tersebut.Lebih lanjut ia mengatakan, berkas pendaftaran yang diserahkan Risma-Wisnu sudah memenuhi syarat verifikasi."Kita berharap yang lain juga melengkapi persyaratan saat mendaftar, sebab hingga kini belum ada pasangan calon lain yang berkomunikasi dengan kami selain pasangan calon yang mendaftar ini," kata dia.Pada pendaftaran hari pertama tersebut, Komisioner KPU RI Arief Budiman ikut hadir untuk melakukan monitoring dan supervisi dalam tahapan Pilkada langsung dan serentak yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2015 itu.Pada penyampaian visi dan misinya, Walikota Perempuan tersebut mengungkapkan akan menitikberatkan program-programnya ke depan untuk pengembangan sumber daya manusia di Surabaya.Selain itu, ia juga akan terus meningkatkan pembangunan pelabuhan serta pengalokasian gas elpiji yang lebih merata kepada seluruh masyarkat Surabaya.Di Surabaya, PDI-P memang menjadi satu-satunya partai politik yang bisa mengusung calon sendiri, lantaran menguasai 15 kursi pada Pemilihan Legislatif 2014 lalu. (Astin/Rio/red.FOTO KPU/astin/rio/Hupmas)

Hari Pertama, Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Daftarkan Diri ke KPU Provinsi Bengkulu

Bengkulu,kpu.go.id- Memasuki tahapan pendaftaran pasangan calon pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan walikota/wakil walikota yang dimulai pada tanggal 26 hingga 28 Juli 2015, satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah datang mendaftarkan diri ke Kantor KPU Provinsi Bengkulu, Jalan Kapuas Raya No. 82 Lingkar Barat Bengkulu, hari ini (26/07), pada pukul 10.00 WIBPasangan calon tersebut adalah Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah. Ridwan Mukti saat ini masih menjabat sebagai Bupati Musi Rawas Sumatera Selatan sedangkan Rohidin Mersyah adalah petahana Wakil Bupati Bengkulu Selatan, keduanya disambut oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra serta Anggota KPU Provinsi Eko Sugianto, Aries Munandar, Zainan Sagiman, dan Siti Baroroh.Pasangan calon yang menamakan diri sebagai Duo RM ini didukung oleh 4 (empat) partai politik yang memiliki total 11 kursi di DPRD Provinsi, yaitu Partai Nasdem (4 kursi), PKB (4 kursi), Partai Hanura (2 kursi) dan PKPI (1 kursi).Menurut Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, besok (27/07) sudah dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi semua pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. “Pemeriksaan kesehatan dibagi dalam dua tahap yaitu jasmani dan rohani, pemeriksaan keduanya difokuskan di RSUD M. Yunus untuk jasmani dan RS Jiwa Soeprapto untuk rohani bagi semua pasangan calon, mengingat di Bengkulu hanya kedua RS tersebut yang mempunyai semua fasilitas untuk proses pemeriksaan jasmani dan rohani secara komprehensif”, lanjutnya. Eko Sugianto, Anggota KPU Provinsi Divisi Teknis menambahkan bahwa pemeriksaan jasmani dapat dimulai besok (27/07) sedangkan untuk rangkaian pemeriksaan rohani akan dilakukan bersamaan untuk semua pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota pada  tanggal 29 dan 30 Juli 2015.Bengkulu menjadi salah satu Provinsi yang akan ikut serta menyemarakkan Pemilihan Kepala Daerah secara serentak yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Desember 2015 mendatang karena selain Provinsi Bengkulu, ada 8 (delapan) Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan perhelatan demokrasi yaitu: Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Kepahiang, Lebong, Mukomuko, Rejang Lebong dan Kabupaten Seluma (shr/red.FOTO KPU/shr/red)

Hari Pertama Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2015 Provinsi Kalimantan Utara

Tanjung Selor kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimanta Utara, Minggu 26 Juli sampai dengan 28 Juli 2015 membuka pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimant Utara periode 2015-2020.Nampak sejak pukul 08.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA KPU Provinsi Kalimantan Utara yang terletak di jalan Salak 42 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan sudah siap menerima pasangan bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan mendaftar.Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan pukul 16.00 WITA hari pertama  pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Kepala Gubernur yang mendaftar ke kantor KPU Provinsi Kalimantan Utara belum ada yang mendaftar.Anggota KPU Provinsi Kalimantan Utara Chairulliza mengatakan bahwa pada hari sabtu (25/06) ada dua liaison officer (LO) dari masing-masing pasangan bakal calon yang mengkonfirmasikan terkait pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan mendaftar pada hari Senin (27/06). Adapun pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan mendaftar pada hari Senin 27 Juli 2015 adalah pasangan bakal calon H. Jusuf SK dan Martin Billa pukul 10.00 WITA, sedangkan pukul 14.00 WITA pasangan bakal calon H. Irianto Lambrie dan H. Udin Hianggio. (dosen/dsn/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

KPU Sumatera Barat dan KPU Kabupaten Solok Resmi Membuka Pendaftaran Pasangan Calon

Padang,kpu.go.id- Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9 Tahun 2015 tentang, Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana diubah dengan PKPU No. 12 Tahun 2015, tahapan pendaftaran pasangan calon telah dimulai hari ini (26/7) hingga tiga hari ke depan (28/7). Sebanyak tiga belas KPU Kabupaten/Kota di wilayah Sumatra Barat sekaligus KPU Provinsi Sumatra Barat bersiap menerima kedatangan bakal pasangan calon di kantor KPU masing-masing.Di KPU Sumatra Barat terpantau aparat kepolisian berjaga jaga di halaman kantor. Sedangkan, di bagian dalam kantor sudah disiapkan tenda dan dekorasi untuk menyambut bakal pasangan calon yang akan hadir. Dari pantauan Tim Peliputan KPU, hingga pukul 16.00 WIB, belum ada satu pun pasangan calon yang datang untuk mendaftar ke KPU Provinsi Sumatra Barat. Untuk wilayah lainnya, yaitu KPU Kabupaten Solok, yang juga menjadi salah satu pantauan Tim Peliputan KPU, juga belum ada pasangan calon yang datang untuk mendaftar.Anggota KPU Provinsi Sumatra Barat yang membawahi Divisi Perencanaan, Program, dan Teknis Penyelenggara Pemilu, Mufti Syarfie, menjelaskan pada hari pertama ini, kemungkinan pasangan calon masih menyiapkan persyaratan pendaftaran. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Laison Officer (LO) dari masing-masing partai politik terkait perlengkapan persyaratan untuk mengantisipasi adanya masih adanya kekurangan pada hari pendaftaran. Menurutnya, KPU Sumatra Barat sendiri sejak jauh hari telah berupaya semaksimal mungkin menyosialisasikan persyaratan pendaftaran pasangan calon kepada partai politik. (rit/red.KPU FOTO/rit/Hupmas)

Ketua KPU Tinjau Pendaftaran Calon Kepala Daerah Kota Depok

Depok, kpu.go.id- Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Husni Kamil Manik, Minggu (26/7/2015), meninjau pelaksanaan tahapan pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pemilihan Kepala Derah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok Tahun 2015, bertempat di Kantor KPU Kota Depok, Jl. Kartini Raya No 19, Kota Depok, Jawa Barat.Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota menyebutkan, mulai hari ini, 26 – 28 Juli 2015 seluruh KPU di daerah yang melaksanakan Pilkada Tahun 2015 menerima pendaftaran bakal calon kepala daerah yang diusung oleh partai politik (parpol) maupun gabungan parpol, tak terkecuali KPU Kota Depok. Dalam arahannya, Husni ingin memastikan proses pelayanan dan pelaksanaan tahapan pilkada yang telah diatur dalam Peraturan KPU, khusunya KPU Kota Depok, terutama penyelenggara pemilu, tidak menjadi sumber masalah dalam konteks penyelenggaraan Pilkada. “Tentu tidak hanya Kota Depok saja, tetapi penyelenggara pilkada di seluruh Indonesia. Walaupun ada sengketa, itu sengketa yang biasa saja, antar peserta, bukan kepada penyelenggara. Substansinya jangan menuduh penyelenggaranya yang tidak adil dan tidak berpihak dan lainnya,” jelas Husni.Pada proses penyelesaian sengketa Pilkada, Husni berharap, semua bisa tuntas dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Walaupun ada sengketa di pengadilan, cukuplah pengadilan-pengadilan yang telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 dan tidak merembet kemana2, sehingga prosesnya tidak menjadi panjang.“Kami menargetkan Pilkada Tahun 2015, penyelenggara Pilkada tidak menjadi sumber masalah,” harap mantan Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat.Untuk mencapai target tersebut, KPU melakukan beberapa pembenahan dan perbaikan diantaranya penyiapan data pemilih yang lebih akurat serta penggunaan sistem informasi publikasi formulir hasil pemungutan suara di masing-masing TPS.“Kami targetkan KPU yang menyelenggarakan pilkada dapat segera mempublikasikan hasil di TPS,  maksimal tiga hari pasca pemungutan dan penghitungan suara,” ujarnya.Husni juga mengaku selalu optimis bahwa penyelenggaraan pilkada akan berjalan dengan sukses, manakala semua komponen yang terlibat sebagai pemangku kepentingan, bekerja sama dan memang niatnya menyukseskan Pilkada. “Kalau ada yang berniat tidak menyukseskan, maka kami berharap urungkan niat tersebut, karena pilkada ini untuk kita semua, bukan hanya Kota Depok, tapi untuk Indonesia. Kita harus pastikan pergantian kepemimpinan di tingkat lokal ini dapat berlangsung dengan baik,” tegas Husni.Terkait dengan pencalonan kepala daerah yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon, sesuai dengan Surat Edaran Nomor 403/KPU/VII/2015 perihal Perpanjangan Masa Pendaftaran, pasca akhir masa pendaftaran calon, KPU di daerah akan jeda dalam waktu tiga hari untuk melakukan sosialisasi kepada parpol bahwa mereka diberi kesempatan tiga hari lagi untuk mendaftarakan pasangan calon lain. Jika tidak ada yang mendaftar juga, maka Pilkadanya akan diundur di Tahun 2017.Pada hari pertama pendaftaran tersebut belum terlihat pasangan calon yang mendaftar ke KPU Kota Depok. Pembukaan pendaftaran calon tersebut dihadiri pula oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ketua dan Anggota KPU Kota Depok, Walikota, Ketua DPRD, Kapolres, Panwaslu, dan unsur Muspida Kota Depok. (ook/red. FOTO: ook/Hupmas)