Berita Terkini

Welcome Dinner Election Visit Program

Jakarta, kpu.go.id- Riuh irama angklung mengisi ballroom hotel Borobudur Jakarta, malam ini (Senin, 7/11) tapi bukan warga Indonesia yang memainkan alat musik khas dari provinsi Jawa Barat tersebut, apabila di lihat dari wajahnya, mereka adalah warga asing dari beberapa negara.Mereka merupakan peserta welcome dinner yang merupakan rangkaian acara Election Visit Program yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2015 mendatang.Welcome Dinner Election Visit Program dihadiri dari 7 perwakilan KPU negara sahabat, yakni KPU Palestina, Thailand, Tunisia, Srilangka, Korea, Bangladesh dan Australia, kemudian dari 3 Universitas dan 7 duta besar negara sahabat.Setelah welcome dinner yang sekaligus merupakan pembukaan Election Visit Program, besok (selasa, 8/12) seluruh peserta akan akan disambut oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jakarta kemudian dilanjutkan dengan city tur dan company tour ke kantor KPU di Jalan Imam Bonjol Jakarta.Pada Rabu, 9 Desember 2015, peserta dijadwalkan melihat langsung proses pemungutan suara dan penghitungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tanggerang Selatan Provinsi Banten. (dam/faq/red. FOTO KPU/dam/Hupmas)foto bersama para peserta Election Visit Program Pilkada 2015

KPU Gelar Teleconference Bahas Persiapan Pilkada Serentak 2015

Jakarta, kpu.go.id – Dua hari jelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serentak Tahun 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI lakukan teleconference dengan 7 (Tujuh) KPU Provinsi yang tahun ini menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada), Senin (7/12).Teleconference yang berlangsung di ruang kerja Ketua KPU, Husni Kamil Manik tersebut diikuti oleh KPU Provinsi Kalimantan Utara, KPU Provinsi Sulawesi Utara, KPU Provinsi Jambi, KPU Provinsi Bengkulu, KPU Provinsi Kalimantan Tengah, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, KPU Provinsi Kepulauan Riau.Ketujuh KPU Provinsi itu memaparkan seputar proses pencetakan surat suara, distribusi logistik pilkada, Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK), penertiban alat peraga kampanye pasangan calon, serta upaya KPU dalam berkoordinasi dengan pihak kepolisian demi terselenggaranya pilkada yang aman dan tertib. (TEKS. rap/red. FOTO KPU/ook/Hupmas)

Publikasi Hasil Pilkada Cepat dan Akurat melalui E-Rekap

Jakarta, kpu.go.id – Melanjutkan sukses transparansi pada pelaksanaan Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI  meluncurkan penggunaan Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) untuk Pilkada Serentak Tahun 2015 Senin (7/12) di Media Center KPU. Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik mengatakan aplikasi ini akan menampilkan hasil penghitugan suara yang dilakukan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada.“Aplikasi ini membantu masyarakat, tidak hanya untuk mengetahui informasi hasil pemilu, tapi juga memiliki dokumen salinan di tingkat TPS,” ujar HusniHusni menargetkan proses pengumpulan dan publikasi C1 kali ini bisa lebih cepat dibanding pada Pilpres Tahun 2014 yang berhasil mengumpulkan 98,6 formulir C1 dalam waktu tujuh hari.Aplikasi yang dapat diakses melalui situs https://pilkada2015.kpu.go.id ini, selain akan mengunggah formulir C1 dari tiap TPS, juga akan melakukan e-Rekapitulasi  hasil pilkada. Demi terjaminnya akurasi data pada proses e-Rekapitulasi, aplikasi yang digunakan memungkinkan adanya fungsi validasi dan koreksi sehingga akan menghasilkan hasil penghitungan suara yang bukan hanya tepat, tapi juga akurat.Pada kesempatan yang sama, Fery Kurnia Rizkiyansyah, Anggota KPU RI, mengatakan selain menjalankan prinsip transparansi, penggunaan SITUNG dharapkan dapat mengurangi tindak pidana manipulasi penghitungan suara dengan memaksimalkan partisipasi masyarakat.“Kami berharap partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk mengawasi dan mengawal hasil pilkada yang ada,” ajak Ferry.Sementara itu, Hadar Nafis Gumay, Anggota KPU RI menekankan bahwa data yang ditampilkan dalam SITUNG adalah hasil yang bersifat sementara, bukan hasil resmi yang menjadi penetapan hasil suatu pilkada. Sementara hasil resmi akan ditetapkan oleh KPU masing-masing tingkatan, dan dituangkan ke dalam sertifikat hasil penghitungan suara. (ftq/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

Pencetakan Surat Suara Sudah 100 persen

Jakarta, kpu.go.id- Tiga hari jelang pelaksanaan hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kelapa Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2015 9 Desember 2015, pencetakan logistik surat suara di 269 daerah sudah mencapai 100 persen. Logistik lainnya seperti segel, tinta, kotak suara, bilik suara dan lainnya sudah dalam kondisi siap dikelompokkan sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Minggu (6/12).“Surat suara secara umum sudah 100 persen dicetak dan diproduksi, sedangkan untuk Pilkada di Provinsi Kalimantan Tengah masih menunggu putusan TUN (Pengadillan Tata Usaha Negara,” ungkap Ketua KPU Husni Kamil Manik.Hal itu dipaparkan Husni pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) Akhir Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2015 yang digelar di Ruang Sidang Utama KPU, Jl. Imam Bonjol No. 29, Menteng, Jakarta. Husni juga menjelaskan, pengiriman logistik Pilkada juga diprioritaskan untuk wilayah yang tersulit dan terjauh. Kondisi cuaca di bulan Desember juga menjadi perhatian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada.Terkait dengan daftar pemilih, total Daftar Pemilih Tetap yang berhasil di dimutakhirkan KPU pada Pilkada 2015 ini sebanyak 100.461.890 yang terdiri dari 50.297.463 pemilih laki-laki dan 50.164.427 perempuan. Sedangkan untuk Daftar Pemilih tambahan (DPTb-1) telah terdaftar sebanyak 268.642 pemilih yang tediri dari 135.532 laki-laki dan 133.129 perempuan.“Total pemilih pemula sebanyak 2.031.465 yang terdiri dari 1.020.511 laki-laki dan 1.010.954 perempuan. Sedangkan, total pemilih disabilitas sebanyak 128.391 dengan rincian 37.712 tuna daksa, 20.605 tuna netra, 22.244 tuna rungu/wicara, 21.285 tuna grahita dan 26.545 disabilitas lainnya,” papar Husni.Terkait dengan pengamanan, Irjen Unggung Cahyono, Asisten Operasi Kapolri mengatakan, Polri beserta jajarannya siap mengamankan jalannya pelaksanaan Pilkada Serentak dengan menerjunkan personel satuan pengamanan yang merupakan gabungan TNI dan Polri.“Total kekuatan pengamanan mencapai 192.209 personel. Tingkat provinsi 47.000 personel, kabupaten/kota, 134.000 personel dan unsur TNI 11.000 personel,” jelas Unggung.Pada penjelasannya, Unggung juga menegaskan, pihaknya sudah menetapkan Siaga 1 pada hari Senin, 7 Desember 2015 di wilyalah Indonesia.“Mohon ijin pimpinan, Polri menetapkan Siaga 1, mulai Senin besok,” pungkas UnggungHadir pada Rakor ini Komisioner dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU, Ketia Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Redonnyzar Moenik, Perwakilan dari 12 Partai Politik, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan pemangku kepentingan lainnya. (ook/red. FOTO KPU/ook/hupmas)

Persiapan Pilkada Capai Angka 99 persen

Jakarta, kpu.go.id –  Husni Kamil Manik, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam Rapat Koordinasi Persiapan Akhir Penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2015 Minggu (6/12) di Ruang Sidang Utama  Gedung KPU  mengatakan persiapan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2015 telah mencapai persen.“Sampai hari ini (Minggu,6/12) persiapan sudah mencapai 99 persen. Dengan demikian maka perencanaan pelaksanaan Pilkada Tahun 2015, sebanyak sembilan provinsi, 224 kabupaten dan  36 kota, genap bisa kita selenggarakan, ujar Husni melaporkan.”Beberapa indikator yang menjadi tolak ukur kesiapan tersebut antara lain, telah dilakukannya bimbingan teknis kepada penyelenggara sampai kepada tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), surat suara yang 100 persen sudah tercetak, telah selesainya penyediaan alat kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh daerah dan telah dibagikannya formulir C6 kepada pemilih. Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara pemilu (DKPP), Pimpinan Kepolisian Republik Indonesia, Pimpinan Tentara Nasional Indonesia, Kepala Badan Intelejen Negara dan 12 pimpinan partai politik ini Husni menyebutkan bahwa sudah tidak terdapat lagi permasalahan pencairan anggaran. Dari 269 daerah, 180 diantaranya sudah menerima transfer seluruh dana hibah dari pemerintah daerah sedangkan 89 daerah sisanya telah menerima dana hibah dari pemerintah daerah kurang dari 100 persen.Terkait dengan pencalonan di Provinsi Kalimantan Tengah, saat ini surat suara telah tercetak. Namun KPU masih menunggu Putusan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Masyarakat juga akan dengan cepat memperoleh gambaran hasil pilkada karena KPU akan memberikan informasi hasil pilkada sementara dari hasil scan C1 yang diolah dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG).  (ftq/red. FOTO KPU/ook/Hupmas)Kesimpulan Rapat Koordinasi Persiapan Akhir Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2015 klik disini

Election Bodies dari 10 Negara Konfirmasi hadiri Election Visit Program

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengagendakan dua acara menjelang pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak tahun 2015. Dalam konfrensi pers yang dilaksanakan di Media Center KPU, Jumat (4/12)  Arif Budiman, Komisioner KPU RI menyebutkan hari minggu, 6 Desember 2015, akan digelar pertemuan dengan stakeholder utama pemilu guna mengomunikasi kesiapan KPU dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2015.Stakeholder tersebut antara lain Kementerian Dalam Negeri, Panglima TNI, Kepala Kepolisian RI, Ketua DKPP, Ketua Bawaslu dan 12 Pimpinan Partai Politik.Agenda kedua ialah pelaksanaan Election Visit Program untuk Pemilu Kepala Daerah Tahun 2015 pada hari rabu, 9 Desember 2015. Selain akan dihadiri stakeholder pemilu dalam negeri, acara yang direncanakan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ini akan dihadiri oleh Election Management Bodies (EMB) dari beberapa Negara dan juga duta besar Negara-negara sahabat.Hingga Jumat, (4/12) sepuluh EMB dan delapan  kedutaan negara sahabat telah mengonfirmasi hadir untuk memantau pelaksanaan pilkada serentak 2015. Kesepuluh EMB itu adalah Korea Selatan, Bangladesh, India, Malaysia, Nepal, Palestina, Sri Lanka, Tunisia, Thailand dan Australia. Sedangkan kedelapan kedutaan Negara sahabat ialah Finlandia, Australia, Kanada, Inggris, Selandia Baru, Norwegia, USA dan Swiss. (ftq/red.FOTO/Humas/dosen)