Jakarta kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman resmi membuka kegiatan Orientasi Tugas Anggota KPU Kabupaten/Kota periode 2018-2023 gelombang VIII di Jakarta, Selasa (4/12/2018).Dalam kesempatan tersebut, Arief menjelaskan perbedaan fungsi Komisioner dan Sekretariat KPU. Jelas pria kelahiran Surabaya itu, komisioner dituntut untuk menjadi leader dan terus mengembangkan inovasi sementara sekretariat bergelut dengan urusan administratif sebagai manager."Jadi bedanya kalau leader itu create value, dia develop kalau manager itu maintenance dia menjaga semuanya supaya tetap baik, kalau leader enggak cukup hanya menjaga dia harus punya inovasi. Kalau manager itu focus on system kalau leader must be focus on people," tegas Arief Selain menjelaskan pentingnya leadership, Arief juga membagikan pengalamannya selama menjadi penyelenggara pemilu. Hal itu dimaksudkan untuk mengugah semangat kerja penyelenggara pemilu meskipun banyaknya tekanan yang datang.Sebelumnya, Kepala Biro SDM KPU, Lucky Firnandy Majanto melaporkan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan. Selama itu peserta akan mendapat pembekalan materi, dari narasumber maupun perkelas.“Pada kesempatan ini kami ingin melaporkan tujuan dilaksanakan orientasi tugas ini agar bapak/ibu sekalian dapat melaksanakan tugas dengan berpedoman pada asas mandiri jujur, adil, keterbukaan, profesionalitas, efisiensi dan efektifitas,” tutur Lucky.Sekadar informasi, kegiatan diikuti sebanyak 180 komisioner dan sekretaris KPU di 30 kabupaten/kota dari tujuh provinsi yakni Provinsi Aceh, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Papua, dan Sulawesi Tengah. (hupmas kpu ri Bil/foto: JAP/ed diR)