Berita KPU Daerah

Pemilih Kab Banyumas Capai 1.302.438 orang

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyumas 2018 sejumlah 1.302.438 orang dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Pilkada Serentak Tahun 2018 yang digelar di Rumah Makan Oemah Daun, Purwokerto Kamis (19/4/2018).Hadir dalam rapat pleno tersebut Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Banyumas, tim sukses pasangan calon Gubernur dan pasangan calon Bupati, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Kesbangpol, ketua dan anggota divisi mutarlih Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta panitia pengawas kecamatan se-Kabupaten Banyumas.Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi menyampaikan bahwa DPT yang ditetapkan tertuang dalam Berita Acara KPU Kabupaten Banyumas nomor 325/PL.03.1-BA/3302/KPU-Kab/IV/2018 terdiri dari 649.154 laki-laki dan 653.284 perempuan, tersebar di 331 desa dan kelurahan di Banyumas yang terbagi ke dalam 3.181 Tempat Pemungutan Suara (TPS).Di hadapan peserta rapat, para anggota KPU Kabupaten Banyumas juga membacakan detail jumlah pemilih per Kecamatan. Hal ini untuk mendapatkan tanggapan,masukan dan koreksi dari peserta rapat apabila terjadi kekeliruan didalam daftar tersebut.Ketua Panwaslih Kabupaten Banyumas, Yon Daryono merespon dengan menyampaikan bahwa hasil pemutakhiran daftar pemilih sesuai dengan pengawasanpanwascam. Dia juga berharap, dengan nihilnya koreksi pada rapat pleno ini bisa menjaga kemurnian DPT. “Kami tidak ingin ada komentar yang menyuarakan adanya kecacatan dalam rapat pleno ini,” terang Yon.Usai dibacakan, setiap anggota KPU Kabupaten Banyumas menandatangai BA tersebut dan disesi terakhir, salinan BA diserahkan kepada Panwaslih Kabupaten Banyumas, tim sukses paslon Pilgub Jateng dan paslon Pilbup Banyumas 2018, serta kepada Disdukcapil. (rfk/ed diR)

Rakor Evaluasi APK di Kab Maros

Maros, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros menggelar Rapat Koordinasi evaluasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh Polres Maros, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perwakilan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Maros.Kegiatan yang digelar di Aula KPU Maros Rabu (18/04/2018) dibuka Oleh Ketua KPU Maros Ali Hasan. Dalam sambutannya Ali menyampaikan bahwa rapat digelar untuk mengevaluasi  pelaksanaan kampanye dan pemasangan APK. Hasil dari rakor sendiri selanjutnya akan dilaporkan ke KPU Provinsi sebagai bahan masukan dan evaluasi. “Saya berharap kepada teman-teman agar menjadikan pekerjaan ini sebagai amal ibadah buat kita,” ujar Ali.Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Syaharuddin meminta laporan dari masing-masing PPK mengenai lokasi pemasangan APK, jumlah APK yang kurang dan rusak serta hilang pada masa kampanye. Dia juga mengimbau kepada PPK untuk melapor apabila ada APK yang rusak namun masih bisa diperbaiki. Syahruddin menyampaikan bahwa  pemasangan APK di Kabupaten Maros sampai saat ini sudah mencapai 90%.Usai masing-masing PPK melaporkan kondisi APK diwilayahnya acara dilanjutkan dengan tanggapan dari stake holder. Kasatpol PP dan Damkar Maros Husair menyampaikan bahwa jajarannya siap mengawal pelaksanaan Pilgub Sulsel Dia juga berpesan agar pemasangan APK lebih mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan keindahan lingkungan sekitar pemasangan APK tersebut.Sementara itu Kabag Ops Polres Maros  Kompol Mulyadi Haryo CH mengapresi kinerja KPU. Dia juga  mengingatkan APK adalah logistik pemilu yang diproduksi menggunakan anggaran negara untuk untuk itu apabila ditemukan APK yang tidak terpasang maka penyelenggara harus bertanggung jawab.Mulyadi juga mengimbau agar pemasangan APK selalu dikoordinasikan dengan pihak setempat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan lingkungan disekitarnya. “Proses pilkada jangan dianggap sepele karena ini adalah tanggung jawab kita kepada negara untuk menciptakan kondisi aman, damai dan tertib. Mari kita bersinergi dalam pelaksanaan Pilgub Sulsel dengan baik,” tutup dia. (160/m@2L – TknsHpms/ed diR)

KPU Parepare Tetapkan 95.147 DPT

Parepare, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi selatan, serta pemilihan walikota dan wakil walikota Parepare sebanyak 95.147 pemilih.Pada penetapan tersebut hadir Komisioner KPU Kota Parepare, Divisi SDM dan Partisipasi masyarakat, Mursalin Muslimin, Divisi Program dan Data, Abdullah, Divisi Teknis Sudirman dan Divisi Hukum Hasruddin Husain. Juga, unsur forkorpimda dan Kadis Disdukcapil Kota Parepare.Dalam penjelasannya Abdullah menjabarkan, DPT yang ditetapkan berasal dari 4 kecamatan dan 22 kelurahan se-Kota Parepare. Terdri dari, Kecamatan Soreang 31.561 pemilih (111 TPS, 15.398 laki-laki dan 16.163 perempuan), Kecamatan Ujung 21.896 pemilih (74 TPS, 10.424 laki-laki dan 11.472 perempuan), Kecamatan Bacukiki Barat 28.596 pemilih (89 TPS, 13.623 laki-laki dan 14.973 perempuan), sedangkan Kecamatan Bacukiki13.094 pemilih (36 TPS, 6.507 laki-laki dan 6.587 perempuan). “Jadi, jumlah total rekapitulasi, untuk pemilih laki-laki sebanyak 45.952 dan pemilih perempuan 49.195 dengan Jumlah keseluruhan sebanyak 95.147 DPT,” paparnya, di Ruang Media Center KPU Kota Parepare, Rabu (18/4/2018).Sementara itu, Komisioner KPU Kota Parepare, Mursalin Muslimin, mengatakan penetapan DPT ini bukanlah akhir dari proses pemutakhiran data pemilih. “Tidak menutup kemungkinan, proses yang akan datang, masih akan dilakukan perbaikan-perbaikan,” papar Mursalin.Untuk itu, kata Mursalin, KPU Kota Parepare akan terus melakukan bekerja semaksimal mungkin untuk menghadirkan data pemilih yang berkualitas, guna menciptakan pemilih yang berkualitas dan menghasilkan pemilu yang bekualitas pula. (hupmas ruslan anwar/ady/ed diR)

DPT Luwu Sebanyak 248.113 Pemilih

Luwu,kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Luwu 2018, di Media Centre Kantor KPUKab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa Rabu, (18/4/2018).Hadir dalam rapat pleno penetapan DPT Kabupaten Luwu, Ketua KPU Luwu Abd Thayyib, Sekretaris KPU Luwu Andi Darmawangsa, Anggota KPU Luwu Divisi Program Perencanaan dan Data Zulkifli, Divisi Teknis Suhaeb, Divisi SDM dan Parmas, Adly Aqsha, Ketua Panwaslu Luwu Sam Abdi, Anggota Panwaslu Luwu Kaharuddin, tim penghubung paslon Pilgub dan Pilbup 2018 serta PPK se-Kabupaten Luwu.Dalam keterangannya Zulkifli mengatakan bahwa sebelum penetapan DPT, dilakukan terlebih dahulu perbaikan data pemilih yang dilanjutkan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dia menjelaskan bahwa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Luwu menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan, lalu direkap oleh KPU Kabupaten Luwu. “Salinan daftar nama segera dicetak dan diumumkan di tempat-tempat strategis, untuk dicermati,” ujar Zulkifli.DPS di Luwu sendiri sebanyak 250.138 orang, sementara DPT 248.113 orang terdiri dari laki-laki 123.082 dan perempuan 125.031, dengan Rinciannya dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu sebagai berikut:1. Kecamatan Larompong SelatanTPS : 38Laki-laki : 6.069Perempuan : 6.264Jumlah : 12.3332. Kecamatan LarompongTPS : 54Laki-laki : 7.645Perempuan : 7.563Jumlah : 15.2083. Kecamatan SuliTPS : 50Laki-laki : 7.006Perempuan : 7.257Jumlah : 14.2634. Kecamatan Suli BaratTPS : 29Laki-laki : 3.407Perempuan : 3.263Jumlah : 6.6705. Kecamatan BelopaTPS : 35Laki-laki : 5.576Perempuan : 6.115Jumlah : 11.6916. Kecamatan Belopa UtaraTPS : 29Laki-laki : 5.136Perempuan : 5.478Jumlah : 10.6147. Kecamatan KamanreTPS : 26Laki-laki : 3.987Perempuan : 4.088Jumlah : 8.0758. Kecamatan BajoTPS : 43Laki-laki : 5.415Perempuan : 5.632Jumlah : 11.0479. Kecamatan Bajo BaratTPS : 35Laki-laki : 3.386Perempuan : 3.412Jumlah : 6.79810. Kecamatan LatimojongTPS : 38Laki-laki : 2.059Perempuan : 1.935Jumlah : 3.99411. Kecamatan BastemTPS : 30Laki-laki : 2.307Perempuan : 2.016Jumlah : 4. 32312. Kecamatan Bastem UtaraTPS : 35Laki-laki : 2.624Perempuan : 2.424Jumlah : 5.04813. Kecamatan Bua PonrangTPS : 40Laki-laki : 5.250Perempuan : 5.097Jumlah : 10.34714. Kecamatan PonrangTPS : 62Laki-laki : 8.929Perempuan : 9.253Jumlah : 18.18215. Kecamatan Ponrang SelatanTPS : 69Laki-laki : 8.911Perempuan : 9.029Jumlah : 17.94016. Kecamatan BuaTPS : 72Laki-laki : 10.293Perempuan : 10.948Jumlah : 21.24117 Kecamatan WalenrangTPS : 48Laki-laki : 6.990Perempuan : 7.151Jumlah : 14.14118. Kecamatan Walenrang BaratTPS : 27Laki-laki : 3.380Perempuan : 3.131Jumlah : 6.51119. Kecamatan Walenrang UtaraTPS : 47Laki-laki : 7.050Perempuan : 7.150Jumlah : 14.20020. Kecamatan Walenrang TimurTPS : 42Laki-laki : 5.791Perempuan : 5.872Jumlah : 11.66321. Kecamatan LamasiTPS : 46Laki-laki : 7.439Perempuan : 7.548Jumlah : 14.98722. Kecamatan Lamasi TimurTPS : 30Laki-laki : 4.432Perempuan : 4.405Jumlah : 8.837.Selesai penetapan DPT KPU Luwu membagikan salinan DPT ke Panwaslu Luwu, serta masing tim Paslon Pilgub dan Pilbup. (adm/kpuluwu/ed diR)

DPT Kab Maros 234.860 Orang

Maros, kpu.go.id  — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros menetapkan jumlah pemilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Maros sebanyak 234.860  orang. Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Aula KPU Maros Rabu (18/4/2018).Rapat diikuti berbagai elemen seperti Panwaslu Maros, perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga tim kampanye dari pasangan calon Pilgub Sulsel 2018. “Rapat pleno terbuka menetapkan jumlah pemilih tetap sebanyak 234.860 orang yang tersebar di 103 desa/kelurahan di 14 kecamatan di Maros,” kata Ketua KPU Maros, Ali Hasan.Dari DPT yang dibacakan tersebut, KPU mencatat ada 112.887 pemilih laki- laki dan 121.973 orang pemilih perempuan. Mereka terbagi dalam 680 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Maros.Anggota KPU Kab Maros Divisi Perencanaan dan Data Ansar menjelaskan, berkurangnya  DPT di Kab Maros bisa disebabkan beberapa faktor seperti pemilih meninggal dunia, pindah domisili atau ganda. Penyelenggara menurut dia telah melakukan pembersihan terkait data ganda tersebut berdasarkan data terbaru dari kantor desa /keluarahan. “Mencoret data lama dan yang di gunakan adalah data terbaru. Selanjutnya dilakukakan konfirmasi secara langsung kepada pemilihnya sendiri,” jelas Ansar.Ansar melanjutkan, DPT yang telah ditetapkan selanjutnya akan digunakan sebagai basis penyelenggaraan pilkada. Pemilih yang memenuhi syarat namum belum masuk DPT tetap bisa memberikan hak pilihnya dengan masuk sebagai daftar pemilih tambahan(DPTB).(ahyr – PrgrmDta/ed diR)

Stand KPU Kabupaten Gianyar Dapat Respon Positif Masyarakat

Gianyar, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar turut meramaikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Gianyar ke 247 di Lapangan Astina dengan mendirikan stand pameran Rabu, (18/4/2018). Stand milik KPU Kab Gianyar berisi informasi tentang tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar 2018.Masyarakat juga memanfaatkan stand untuk mengecek hak pilihnya di 27 Juni 2018 nanti apakah sudah terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Apaila belum nanti dibantu oleh petugas KPU Kabupaten Gianyar, yang siaga di stand selama pameran berlangsung,” ucap Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra. Selama stand berdiri, respon masyarakat menurut Gde Putra cukup positif. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat yang mengunjungi stand untuk sekedar bertanya atau mengecek hak pilihnya. “Respon maupun kunjungan masyarakat sampai saat ini sangat bagus atau bisa dikatakan merespon positif kegiatan kita,” lanjut Gde Putra.Keberadaan stand menurut Gde Putra juga banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui cara mengecek hak pilih melalui layanan SMS Gateway. Layanan ini memudahkan masyarakat mengetahui hak pilihnya secara online. “Untuk bisa melakukan pengecekan lewat SMS apakah sudah terdaftar atau belum,” tutup dia. (aga/mc/ed diR)

Populer

Belum ada data.